” medh datang “

” dunia makhLuk pemimpi tinggi “

” darii hati “

raga yang lemah ini

masih berjalan di tepian hidup yang tak kekal

dengan izin – Nya ,

aku masih melangkahkan kaki

mengarungi samudera kehidupan yang kejam

anugerah itulah ,

yang selama ini menyempurnakan hidupku

yang terlubangi kekurangan

meniti hidup ,

sambil mengambil makna dari semua titian hidup yang telewatkan

kasih sayang dan cinta – Nya ,

masih membelai lembut

kehidupanku yang terlihat tak singkat

kasih dan cinta – Nya pula ,

yang masuk dan meluluhkan hati yang semula membatu .

namun ,

maafkan jika hati belum bisa memberikan yang sempurna di hadapan – Mu